Berita

Politik

Hatta Rajasa Capres Unggulan Pembaca Nonstop

SENIN, 13 JANUARI 2014 | 17:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berbeda dengan sejumlah hasil survei yang menjagokan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden (Capres) 2014, Jajak Pembaca Nonstop justru Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang berada di posisi teratas.

Dalam kupon Jajak Pembaca Nonstop tentang Siapa Yang Layak Jadi Presiden 2014 edisi Januari 2014, Hatta Rajasa yang juga Menko Perekonomian mendapat dukungan sebesar 29 persen, sementara Jokowi 11 persen.  Menurut Koordinator Jajak Pembaca Nonstop Iwan Siregar, kupon Jajak Pembaca yang masuk ke redaksi pada edisi Januari 2014 kali ini mencapai 3.529 kupon.

"Dari 29 persen yang memilih Hatta, mayoritas pemilih melihat sosok Hatta Rajasa yang sarat pengalaman. Mereka menilai Indonesia ke depan harus dipimpin oleh orang yang memiliki track record panjang di pemerintahan," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/1).


Ditambahkannya, jika melihat dari kupon yang masuk, maka bisa disimpulkan, masyarakat yang melek terhadap informasi sangat mengerti siapa calon yang berpengalaman dan calon yang hanya dikemas dengan pencitraan semata.

"Hatta dipilih oleh masyarakat yang melek dengan informasi. Masyarakat yang mengikuti pemberitaan di media massa," ungkapnya.

Untuk Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang selama ini dielu-elukan, Iwan mengatakan, publik masih ingin menunggu janji-janji Jokowi untuk membenahi persoalan Jakarta seperti janji kampanyenya pada Pilkada DKI Jakarta lalu.

"Persoalan macet yang belum terurai masih belum bisa dibuktikan oleh Jokowi. Belum lagi permasalahan banjir yang saat ini kembali menghantui warga Jakarta," tutupnya.

Hasil Jejak Pembaca Nonstop edisi Januari 2014 menempatkan Hatta Rajasa di posisi teratas sebagai capres piliha dengan mendapat 29 persen, disusul Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto Subianto 23 persen, Menteri BUMN Dahlan Iskan 18 persen, Jokowi 11 persen, Megawati Soekarnoputeri 7 persen, Mahfud MD 5 persen, Irman Gusman 3 persen dan Aburizal Bakrie 1 persen. Sedangkan memilih capres lainnya sebanyak 3 persen.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya