Berita

anas urbaningrum/net

Anas Urbaningrum Tuntut KPK Bekerja Profesional

JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 10:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anas Urbaningrum mendukung KPK mengusut dugaan gratifikasi dari proyek Hambalang kepadanya, termasuk soal sangkaan adanya aliran dana yang mengalir kepada Kongres Partai Demokrat pada Mei 2010 lalu.

Namun, dia meminta lembaga anti korupsi itu bekerja profesional.

"Saya setuju dan mendukung KPK untuk bekerja adil, profesional dan transpran. Karena transpran itu salah satu asas KPK. Kalau tidak salah itu ada pasal 5," ujar Anas dalam konferensi pers di kediamannya, di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pagi ini (Jumat, 10/1).


Makanya, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini tidak mempersoalkan para pendukungnya diperiksa KPK. Namun, dia mengingatkan, pihak-pihak lain yang dianggap layak untuk diperiksa juga harus dipanggil KPK.

"Dengan begitu, siapa yang layak dipanggil jadi saksi, bok ya dipanggil. Jangan ada saksi dipanggil berkali-kali. Bagus. Tapi ada yang layak, dihindari," kesal mantan Ketua Umum PB HMI ini.

Karena itu dia menuntut, pada pendukung calon ketua umum lainnya pada Kongres tersebut juga harus digali keterangannya. Siapa tahu juga akan ditemukan kebenaran.

"Pada waktunya ketika proses pengadilan itu berjalan, yang ditemukan itu betul-betul kebenaran dan keadilan. Apapun konsekusensinya, harus diterima," tandas Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya