Berita

saleh husin/net

Ketua DPP Hanura: Apa yang Kami Lakukan Mulai Menampakkan Hasil

KAMIS, 09 JANUARI 2014 | 16:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura tidak kaget atas hasil survei Litbang Kompas. Dalam hasil survei yang dirilis hari ini tersebut, Hanura berada di urutan keenam dengan elektabilitas 6,6%.

"Ya, memang apa yang telah dilakukan selama ini oleh semua pengurus, kader dan caleg dari pusat sampai ke daerah dengan berbagai kegiatan, misalnya baksos mulai menampakan hasil yang sangat positif," ujar Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, kepada Rakyat Merdeka Online, (Kamis, 9/1).

Hal itu juga didorong kolaborasi pasangan Wiranto-Hary Tanoe (WIN-HT) yang sangat efektif. Keduanya, tanpa kenal lelah hampir setiap hari turun menjumpai masyarakat dari satu daerah ke daerah yang lain di seluruh Indonesia.


"Namun semua ini tentu tidak membuat kita berpuas diri. Tetapi justru semakin memberi semangat untuk kita lebih giat lagi bekerja. Kita akan lebih all out lagi dengan berbagai strategi, yang tentu tidak kita buka ke publik, agar pada saatnya nanti kita bisa mencapai dua digit (suara)," ungkap Saleh.

Karena itu, Saleh yakin, elektabilitas, baik Hanura maupun pasangan WIN-HT, akan terus bergerak naik dengan sisa waktu yang masih beberapa bulan ke depan.

"Target minimal, (Hanura) masuk 3 besar di Pileg nanti dapat tercapai sehingga bisa dengan lebih mudah mengantarkan pasangan WIN-HT guna memimpin republik ini," demikian calon anggota DPR RI dari dapil Nusa Tenggara Timur II ini.

Berdasarkan temuan Litbang Kompas, urutan pertama diduduki PDIP dengan 21,8% suara. Berturut-turut disusul Golkar 16,5%, Gerindra 11,5%, Partai Demokrat 7,2%, dan Partai Nasdem 6,9%. Selain itu, Partai Hanura 6,6%, PKB 5,1%, PAN 3,2%, PPP2,4%, PKS 2,3%, PBB 1,1%, dan PKPI 0,1%. Yang menjawab rahasia 8,6%; dan tidak tahu 6,7%. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya