Berita

Willy Aditya/net

Sekarang di Urutan Kelima, Nasdem Yakin Tembus Tiga Besar pada Pemilu 2014

KAMIS, 09 JANUARI 2014 | 12:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Sekjen DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyambut baik hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas. Partai yang mengusung restorasi ini berada di urutan kelima dengan elektabilitas 6,9 persen.

"Kami apresiasi setiap hasil survei yang direlease oleh lembaga survei ataupun media massa. Karena hal itu merupakan indikator terhadap kinerja struktur partai dan caleg," jelas Willy Aditya (Kamis, 9/1).

Dengan hasil survei ini, Nasdem akan melakukan berbagai langkah agar semakin dekat dengan rakyat. saat ini Nasdem berkonsentrasi membangun pemilih tradisional atau fix voters yang pararel dengan menggarap swing voters.


"Karena swing voters yang masih cukup tinggi dan bisa mempengaruhi perolehan suara saat pemilu digelar," lanjut caleg DPR RI dari Dapil Jabar 7 ini.

Karena itu, Willy optimistis tingkat keterpilihan partainya akan terus merangkak naik hingga tembus tiga besar seperti salah satu rekomendasi Rakernas pada Desember lalu. "Jadi jika hari ini disurvei Nasdem 5 besar, target berikutnya Nasdem ada 3 besar," tandas politikus muda ini.

Berdasarkan temuan Litbang Kompas, yang dirilis hari ini, urutan pertama diduduki PDIP dengan 21,8% suara. Berturut-turut disusul Golkar 16,5%, Gerindra 11,5%, Partai Demokrat 7,2%, dan Partai Nasdem 6,9%. Selain itu, Partai Hanura 6,6%, PKB 5,1%, PAN 3,2%, PPP2,4%, PKS 2,3%, PBB 1,1%, dan PKPI 0,1%. Yang menjawab rahasia 8,6%; dan tidak tahu 6,7%. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya