Berita

joko widodo/net

Politik

Pendukung Jokowi: Yusril Menang di MK, Jokowi Menang di Pilpres

RABU, 08 JANUARI 2014 | 12:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seandainya benar PDI Perjuangan ingin memajukan Joko Widodo sebagai Capres, maka partai itu tidak perlu menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan Yusril Ihza Mahendra terhadap UU Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jokowi (Bara JP), Sihol Manullang, dalam rilisnya mengakui gugatan Yusril itu soal penting bagi rakyat karena dapat menghemat uang negara. Lagipula dalam dalam UU disebutkan, Pemilu hanya satu kali dalam lima tahun.

"Harus diakui, gugatan Yusril menolong rakyat, yaitu menghemat uang negara," kata dia, Rabu (8/1).


Bagi PDIP sendiri, jika memang Jokowi calon presiden, partai Soekarnois itu akan dapat dua kemenangan sekaligus, mayoritas di DPR dan memenangkan kursi presiden.

Jika Yusril memenangkan gugatan, bisa dipastikan, semua partai politik akan kelimpungan, karena belum yakin akan mendorong Capres yang mana. Hanya Jokowi yang sudah mempunyai dukungan masif dari rakyat.

"Asalkan memajukan Jokowi, PDI Perjuangan tak perlu menunggu hasil gugatan Yusril. Malah akan membuat pesaing-pesaing Jokowi 'sesak napas' sebelum bertanding," kata Sihol.

"Hanya Jokowi yang siap jika Yusril memenangkan gugatan," tambahnya. [ald] 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya