Berita

artidjo alkostar/net

Tokoh Muda Ditolak, Artidjo Alkostar Dinominasikan Jadi Capres Alternatif

RABU, 08 JANUARI 2014 | 11:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hakim Agung Artidjo Alkostar (64 tahun) semakin diperhitungkan sebagai calon presiden alternatif.

"Artidjo saya setuju. Boleh itu," ujar Ketua Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia, Prof. Hamdi Muluk, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 8/1).
 
Prof. Hamdi Muluk berencana kembali melakukan survei soal calon presiden alternatif yang bisa menandingi elektabilitas Joko Widodo setelah temuan dia sebelumnya tidak mendapat respons positif dari partai politik.


Survei Laboratorium Psikologi Politik UI yang dirilis pada Minggu akhir Desember lalu itu memunculkan lima tokoh yang dianggap bisa menandingi Jokowi. Yaitu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini; Ketua KPK, Abraham Samad; Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama; Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dan pengusaha, Chairul Tanjung.

"Saya juga berpikir untuk membuat survei kedua. Mungkin partai tidak tertarik dengan tokoh muda. Saya akan lebarkan ke tokoh tua. Tapi dengan tolak ukur yang jelas, integritas, track record bersih, berani, berprestasi, nggak aneh-aneh," jelasnya.

"(Artidjo Alkostar) layak masuk. Platform kita, orang baik kita tarik ke politik untuk meramaikan bursa. Karena yang lama-lama ini sudah ditolak. Jadi buat apa diterusin," ungkapnya.

Dalam amatannya, sejauh ini ada gelagat untuk menjegal Jokowi maju agar tokoh-tokoh lama yang bersaing. Bila itu terjadi, maka akan semakin banyak yang golput, karena pilihannya tinggal mencari yang baik di antara yang buruk. "Yang bagus itu, mencari terbaik di antara yang baik. Ini yang sedang saya usahakan sekarang. Jokowi sudah baik, kita cari Jokowi lainnya," tandasnya.

Nama Artidjo Alkostar disebut sebagai capres alternatif pertama kali oleh Board of Advisors CSIS, Jeffrie Geovanie. Menurutnya, kalau mau kreatif, di tengah kegamangan menghadapi Jokowi, seharusnya partai berani mengajukan capres alternatif seperti Artidjo Alkostar, yang sudah teruji hidup lurus dan jujur.

"Bukankah saat ini masyarakat merindukan figur seperti itu. Kita tunggu saja adakah partai yang berani mencapreskan Artidjo Alkostar. Kalau ada yang berani, maka partai tersebut akan melejit suaranya di Pemilu 2014," demikian Jeffrie.

Artidjo Alkostar selama ini dikenal tegas dalam memutus kasus-kasus, utamanya perkara korupsi di tingkat kasasi. Bahkan, dia dikenal sebagai hakim killer di kalangan terdakwa kasus korupsi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya