Berita

ramadhan gendong aquila

Aquila Qatrunnada, Bayi Penderita Kelainan Hati Butuh Bantuan Dana

SELASA, 07 JANUARI 2014 | 15:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Nasib Aquila Qatrunnada sungguh malang. Bayi berusia tiga tahun asal Sumatera Utara ini menderita penyakit atresia billier.

Atresia biller atau kelainan hati ini adalah penyakit langka yang dahulu pernah diderita almarhum ibunya, Bilqis Aninda Passa. Jalan pengobatan satu-satunya yang harus ditempuh adalah cangkok hati.

Aquila ditemukan Ramadhan Pohan disela-sela blusukan di 413 titik lokasi dan desa Sumatera Utara sejak 2 tahun terakhir. Melihat kondisi Aquila tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR itu terpanggil untuk ambil andil dalam memfasilitasi Aquila selama di Jakarta. Kurang lebih 4 bulan, Aquila dan keluarganya tinggal rumah pejabat negara DPR RI di Kalibata, Jakarta.


"Aquila dan keluarga saya fasilitasi tinggal di rumah Jabatan DPR RI saya di Kalibata dan disiapkan kendaraan antar-jeput Aquila dari Kalibata ke RSCM," jelas Ramadhan (Selasa, 7/1).

Selama di Jakarta, Ramadhan Pohan aktif menghubungi pelbagai pihak dan kementerian-kementerian untuk membantu Aquila yang berlatar keluarga sederhana di Sumut. Ramadhan dan para stafnya di DPR RI juga aktif berkordinasi dengan para aktivis mahasiswa Medan yang terlibat penggalangan bantuan masyarakat untuk Aquila.

Kemarin, Aquila mendapatkan bantuan dana dari Kementerian Sosial sebesar Rp 100 juta untuk operasi transplantasi hati.

"Dalam hak-hak anak yakni hak hidup, tumbuh berkembang, perlindungan dari diskriminasi, akses masa depan, semua terpenuhi untuk Aquila," kata DR. Latri Mumpuni M, Kepala Seksi Aksesibilitas Anak dengan Kecacatan, Direktrorat Kesejahteraan Sosial Anak, Kemensos.

Dalam penyerahan bantuan Rp 100 juta itu, dihadiri Kasubdit Anak Dengan Kecacatan Kemensos, Dani Widarman; ayah Aquila, Ashari Parinduri; Kepala Seksi Aksesibilitas Anak dengan Kecacatan, Direktrorat Kesejahteraan Sosial Anak, Kemensos, DR. Latri Mumpuni M; dan para Ramadhan Pohan.

Ramadhan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas bantuan dan pengorbanan demi kelangsungan hidup bayi Aquila tersebut. Ramadhan juga berharap agar pemerintah provinsi Sumatera Utara ikut tergerak membantu pendanaan pengobatan Aquila

“Ini demi kelangsungan hidup bayi Aquila yang warga Sumut sendiri, jadi sudah semestinya Gubernur Gatot dan Pemprovsu selanjutnya ikut memberikan bantuan dana” ucap Ramadhan Pohan, politisi nasional kelahiran Sumut.

Karena Ramadhan menambahkan, Aquila sesungguhnya membutuhkan dana lebih dari Rp1 miliar. "Itu diperlukan untuk operasi transplantasi hati akibat penyakit atresia biller yang diderita," tandasnya.  [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya