Berita

ilustrasi/net

Dunia

AS Komitmen Bantu Akhiri Konflik Sudan Selatan

SABTU, 04 JANUARI 2014 | 13:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Akibat kekerasan yang terjadi di Sudan Selatan terus mencekam, Amerika Serikat telah mengevakuasi para staf kedutaan besarnya di Juba. AS, pada Jumat (3/1), juga telah mengirimkan dua pesawat KC-130 dari Uganda untuk mengevakuasi sekitar 20 personilnya itu.

"Dua (pesawat) KC-130 kini telah kembali di Entebbe, dan akan siaga untuk setiap permintaan (bantuan) selanjutnya dari Departemen Luar Negeri," kata jurubicara Pentagon, Kolonel Steven Warren, seperti dikabarkan AFP (Sabtu, 4/1).

Meski demikian, negara adidaya ini tetap mengaskan komitmen mereka untuk terus membantu mengakhiri kekerasan yang meletus di Sudan Selatan.


"Bahkan ketika kami menarik personil kami, kami masih terus terlibat dalam dan sangat mendukung upaya-upaya regional dan internasional untuk mengakhiri kekerasan ini," kata wakil jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.

Komitmen negara adidaya ini terlihat nyata ketika Duta Besar AS, Susan Page, memilih tetap bertahan di Juba untuk mengakhiri pertempuran. Tidak hanya itu, AS juga mengumumkan bantuan kemanusiaan tambahan senilai 50 juta dolar AS untuk negara yang memisahkan diri dari Sudan itu.

Pertikaian di Sudan Selatan ini berawal dari konflik kekuasaan antara Presiden Kiir dan bekas wakilnya, Riek Machaar. Konflik antara kedua politisi dari suku berbeda ini juga telah menyebabkan perseteruan besar. Lebih dari seribu orang tewas selama konflik di negara yang baru seumur jagung itu. Sementara 200.000 penduduk lainnya terpaksa mengungsi. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya