Berita

ilustrasi/net

Dunia

UNHCR: Pengungsi di Afrika Tengah Meningkat Dua Kali Lipat

SABTU, 04 JANUARI 2014 | 10:58 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Bentrokan antara agama di Republik Afrika Tengah masih terus bergulir. Badan Pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan, jumlah orang yang mengungsi akibat bentrokan ini naik dua kali lipat dari bulan lalu.

Jurubicara UNHCR, Babar Baloch, melaporkan lebih dari 935.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka, naik dua kali lipat dibandingkan pada awal Desember yang berjumlah 400.000 orang.

Tidak hanya itu, Baloch juga mengeluhkan pengiriman pasukan Perancis ke negara itu. Pasalnya sejak Perancis mengirimkan untuk mencoba memulihkan stabilitas pada bulan lalu, bentrokan yang terjadi justru kian bertambah parah.


"Target serangan terhadap warga sipil, penjarahan dan adanya unsur-unsur bersenjata di beberapa wilayah telah membatasi akses kemanusiaan untuk mereka yang membutuhkan bantuan mendesak. Kami telah mendengar tentang banyak serangan balas dendam. Beberapa serangan telah terjadi di dalam klinik kesehatan," kata Baloch, seperti dikutip New York Times (Sabtu, 4/1).

Republik Afrika Tengah telah dilanda kekacauan sejak Maret lalu, tepatnya setelah Presiden Francois Bozize digulingkan kelompok agama tertentu. Penjarahan dan pembunuhan selama berbulan-bulan itu juga telah mengakibatkan terjadinya pembalasan oleh sekutu-sekutu Bozize, yang juga memiliki basis kelompok agama. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya