Berita

foto: net

Bisnis

Hatta: Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg Sepenuhnya Urusan Pertamina

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah tidak punya kewenangan untuk campur tangan menentukan harga jual gas elpiji isi 12 kilogram.

Demikian dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Hatta Rajasa. Menurutnya, wewenang menaikkan harga elpiji sepenuhnya di tangan PT Pertamina (Persero), bukan pemerintah.

"Pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi kecuali menyangkut subsidi," kata Hatta, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti diteruskan Humas Kemenko Perekonomian, Kamis (2/1).


Hatta mengatakan, kenaikan harga dilakukan Pertamina juga karena Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian harga karena tidak sesuai ongkos produksi. Sebelum adanya depresiasi rupiah, Pertamina sudah rugi Rp 5 triliun. Pelemahan nilai tukar rupiah menambah kerugian Pertamina sebesar Rp 600 miliar-Rp 700 miliar.

Dia mengklaim, pemerintah sebetulnya tidak mau harga LPG 12 kilogram dinaikkan begitu tinggi. Tetapi pemerintah tidak dapat memaksakan karena sudah menjadi keputusan dalam rapat umum pemegang saham.

Hatta juga menilai kenaikan harga elpiji ini dinilai tidak akan berdampak besar terhadap inflasi. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya