Berita

Hukum

Fitra: Setjen DPR RI Membangkang pada Instruksi Presiden

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 13:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pada tahun 2013, kelembagaan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mempunyai alokasi anggaran kurang lebih Rp 2,4 triliun. Alokasi anggaran diambil dari belanja barang sebesar Rp 2,3 triliun dan belanja modal sebesar Rp 81,1 miliar.

Tetapi, diketahui oleh publik pengadaan atau lelang yang dilakukan oleh DPR hanya sebesar Rp 189,9 miliar untuk 52 item pengadaan barang dan jasa. Jadi, ada sekitar Rp 2,2 triliun pengadaan-lelang tidak melalui sistem elektronik DPR.

Direktur Investigasi Dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, menyatakan, dengan demikian dapat dikatakan bahwa kelembagaan DPR sudah membangkang terhadap Inpres Nomor 1 Tahun 2013 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi tahun 2013.


"Salah satu isi Inpres adalah mewajibkan pelaksanaan pelelangan secara elektronik (E-Proc) untuk 100 persen pengadaan di lingkup Kementerian dan Pemerintah Daerah. Hal ini tertuang pada butir 147 pada lampiran Inpres tersebut," terangnya lewat rilis, Kamis (2/12).

Dalam sistem lelang ini, DPR mengalokasi anggaran sebesar Rp 189,9 miliar. Dari alokasi anggaran sesuai dengan HPS (Harga Perkiraan Sementara), ada kemahalan harga atau bisa dipersepsikan sebagai kebocoran anggaran  Rp 14,7 miliar.

"Yang paling janggal adalah pemenang lelang DPR. Ada satu perusahaan mendapat dua pengadaan barang dan jasa di DPR," beber Uchok. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya