Berita

presiden sby/net

SBY Harus Keluarkan Perppu untuk Atasi Polemik Pelantikan Hambit Bintih

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 08:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden SBY perlu mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk mengatasi polemik pelantikan Hambit Bintih sebagai Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Perppu ini penting untuk mengatur sesuatu substansi untuk memecahkan suatu masalah yang ada dalam masyarakat.  

"Artinya, peraturan perundang-undangan adalah sebagai instrumen kebijakan (beleids instrument) apapun bentuknya, apakah bentuknya penetapan, pengesahan, pencabutan, maupun perubahan. Perpu ini bisa sebagai jalan tengah," kata Sekjen DPP Partai Hanura, Dossy Iskandar Prasetyo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 30/12).

Menurutnya, fokus Perppu ini merumuskan aturan soal kepala daerah yang terpilih tapi kemudian dia ditetapkan sebagai tersangka. Perppu ini juga sekaligus mengintegrasikan dengan seluruh UU tentang peraturan hal tersebut. Di dalam UU yang berlaku saat ini, kepala daerah hanya bisa dinonaktifkan menjadi terdakwa dan baru bisa diberhentikan setelah menjadi terpidana. Sementara saat menjadi tersangka, mereka tidak tersentuh.


"Maka dari itu perlu terobosan baru, jangan lagi harus berdebat karena tidak ada peraturannya. Solusinya keluarkan Perppu," kata Dossy.

Dikatakan, dengan fenomena kasus Himbit Bintih ini, jelas aturan yang ada sudah usang dan sangat tidak relevan dengan upaya pemberantasan korupsi. UU tersebut juga menghambat jalannya roda pemerintahan daerah. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya