Berita

mahfud-rhoma/net

Politik

PKB Ngaku Masih Mendua Soal Capres

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 21:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) soal calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 masih membingungkan.

Pasalnya, sebagian elit PKB mengklaim akan mengusung mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Namun, sebagian lainnya juga menyebut Rhoma Irama sebagai capres dari partai yang kerap diasosiasikan dengan Nahdatul Ulama (NU) itu.

Menanggapi sikap yang mendua ini, Wakil Sekjen PKB Daniel Johan menegaskan bahwa partainya memberi dukungan baik kepada Mahfud maupun Rhoma. Namun, dukungan itu sifatnya belum final.


"PKB akan menerima semua tokoh yang meminta semua dukungan. Pada akhirnya PKB akan menilai siapa yang paling dekat dengan masyarakat," ujar Daniel di sela-sela acara deklarasi Mahfud MD sebagai capres dari PKB di Hotel Nam Center, Kemayoran, Jakarta, Minggu (28/12).

Menurut Daniel, PKB dalam waktu dekat akan menggelar poling untuk mengukur respon masyarakat terhadap Mahfud MD dan Rhoma Irama. Hasil polling akan menjadi penentu calon presiden yang akan diusung PKB.

"Karena itu Pak Mahfud kita dorong, mendekatkan diri untuk bersama masyarakat," imbuhnya sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 29/12).

Baik Rhoma maupun Mahfud telah menggelar acara deklarasi calon presiden di sejumlah lokasi beberapa minggu terakhir ini. Acara-acara tersebut pun turut dihadiri oleh para petinggi PKB. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya