Berita

nasdem/net

Politik

Bisa Dipertanggungjawabkan, Anggota Partai Nasdem Sudah Capai 14 Juta Jiwa

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 16:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Meski merupakan partai politik baru, Nasdem berani mengatakan bahwa sampai saat ini telah memiliki hampir 14 juta anggota yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.

Angka tersebut tercatat secara riil dalam sistem perekrutan anggota Nasdem yang berbasis teknologi informasi.

"Hingga saat ini, secara nasional, sudah hampir 14 juta orang yang telah menjadi anggota Partai Nasdem. Ini bisa dipertanggungjawabkan," ungkap Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Media dan Komunikasi Publik, Sri Sajekti Sudjunadi, dalam siaran persnya, Minggu (29/12).


Perempuan yang akrab disapa Jeanette ini menambahkan, identitas anggota yang terdaftar dalam "data base" keanggotaan Nasdem terekam dengan jelas. Tak hanya nama, tetapi juga tempat dan tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, pekerjaan, bahkan orang yang merekrutnya tercatat lengkap.

Jadi, lanjut Jeanette, Nasdem tidak memusingkan hasil survei yang menempatkan partai besutan Surya Paloh itu hanya memperoleh suara di bawah ambang batas parlemen.

Koordinator wilayah pemenangan Nasdem Jawa Timur itu bahkan menuding sejumlah parpol lain hanya bisa mengklaim memiliki pendukung yang signifikan untuk mengantarkan mereka ke "Senayan", tanpa bisa membuktikan secara nyata.

"Survei-survei bilang Nasdem hanya mendapat perolehan suara tak sampai 3 persen. Kami tidak terpengaruh karena itu hanya klaim-klaim saja, yang bersumber dari hasil survei yang kita tahu diragukan independensinya," tegas Jeanette.

Ia menambahkan, meski belum tentu dari semua yang terdaftar menjadi anggota Nasdem pasti seluruhnya mencoblos Nasdem pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 mendatang, setidaknya Nasdem tidak sembarang mengklaim jumlah pendukung.

Partai Nasdem menargetkan menembus angka 20 juta anggota pada akhir Februari 2014 mendatang. [ian]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya