Berita

ilustrasi/net

Dunia

Saat Vaksinasi Anak, Petugas RS Ditembak Tewas

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 14:28 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang petugas kesehatan tewas ditembak orang tak dikenal saat sedang mengawasi program vaksinasi polio di sebuah rumah sakit di Pakistan pada Sabtu (28/12).

Menurut seorang polisi di polres Mattni, Fazal Wahid, kejadian berawal ketika para penyerang menyerbu RSUD Mattni yang sedang menggelar program vaksinasi polio, dan menembak mati tim medis, Zahir Gul, dan melukai seorang penjaga rumah sakit Neqab Gul.

"Dua pria dengan mengendarai sepeda motor dan menyerbu kantor petugas vaksin polio yang terletak di dalam bangunan RSUD Mattani dan menembak mati satu orang," kata Wahid, seperti dikutip dari AFP (Minggu, 29/12).


Wahid menambahkan, pelaku telah melarikan diri segera setelah penembakan terjadi.

Menteri Kesehatan di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Shaukat Ali, telah mengkonfirmasi peristiwa penyerangan itu.

"Serangan itu terjadi saat di rumah sakit itu sedang berlangsung vaksinasi rutin bagi anak-anak," ujarnya.

Hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas insiden ini. Namun militan Taliban sering menargetkan petugas kesehatan dan aparat keamanan yang melakukan kampanye vaksinasi.

Penyerangan itu masih saja terjadi meskipun seorang pemuka agama Pakistan Maulana Samiul Haq, yang dikenal sebagi "Bapak Taliban", telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi tidak menyalahi aturan Islam dan mendorong para orang tua agar memberikan imunisasi kepada anak guna menghindari penyakit polio. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya