Berita

Pervez Musharraf/ABC

Dunia

Musharraf Sindir Tawaran Bantuan Pemerintah

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 13:50 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Mantan presiden Pakistan, Pervez Musharraf menolak tawaran penerbangan khusus dari pemerintah untuk membawa ibunya yang sedang sakit di Dubai.

Penolakan ini disampaikan oleh Jurubicara Musharraf, Aasia Ishaque.

"Terima kasih banyak tapi jangan mencoba untuk menipu orang. Pemerintah berusaha untuk menipu rakyat di negeri ini. Musharraf memiliki sumber daya yang cukup untuk membawa kembali ibunya," kata Ishaque, seperti dikabarkan Indian Express (Minggu, 29/12).


Menurut Ishaque, tawaran ini jelas menunjukkan pemerintah tengah mengejek Musharraf bahwa dengan sumber daya yang dia punya tetapi tidak bisa berpergian, meski hanya untuk menjenguk ibunya yang sedang dirawat di rumah sakit di Dubai.

Seperti diketahui, pemerintah Pakistan tidak mengijinkan Musharraf menjenguk ibunya. Hal ini lantaran Musharraf, yang juga seorang mantan jendral, tengah didakwa berbagai kasus pidana besar di masa pemerintahannya, 1999-2008 terkait kepemilikan senjata nuklir, termasuk pengkhianatan dan pembunuhan mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya