Berita

Parpol Lain Perlu Belajar dari Pengalaman Buruk Demokrat dan PKS

KAMIS, 26 DESEMBER 2013 | 14:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, keseriusan parpol akan diukur oleh masyarakat dari program internal parpol itu sendiri. Misalnya, dalam menghadirkan calon anggota legislatif (caleg) yang sungguh-sungguh tidak bermasalah.

Karena itu, kata Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance  (PSAK) Universitas Kristen Satya Wacana,  Theofransus Litaay, isu antikorupsi jangan hanya menjadi sekedar jargon kampanye belaka. Hal ini harus dibuktikan, misalnya dengan cara memverifikasi data kekayaan calon anggota legislatif.

"Program semacam itu akan memudahkan parpol untuk mengantisipasi peluang keterlibatan caleg dalam kasus korupsi di waktu mendatang yang bisa merugikan parpol yang bersangkutan," kata Theofransus Litaay dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 26/12).


Theofransus Litaay menambahkan bahwa partai politik perlu belajar dari pengalaman Partai Demokrat dan PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Tingkat kepercayaan publik pada kedua partai ini terus merosot akibat kekecewaan masyarakat terhadap para elite parpolnya  yang terlibat kasus-kasus korupsi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya