Berita

jokowi/net

Di Jawa dan Luar Jawa, Prabowo dan ARB Harus Bertekuk Lutut Bila PDIP Usung Jokowi

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 09:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila berhadapan dengan Megawati Soekarnoputri dalam Pilpres 2014 mendatang, dari sisi peta politik wilayah, Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie akan menguasi dan memenangkan luar Jawa. Di Jawa sendiri, Megawati harus bertekuk lutut pada Prabowo.

Namun tidak demikian bila PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo sebagai capres. Jokowi, begitu Joko Widodo disapa, akan menaklukan Prabowo dan Aburizal, baik di Jawa maupun di luar Jawa.

Di Jawa, tingkat keterpilihan Jokowi mencapai 50,1 persen, mengungguli Prabowo yang cuma 14,7 persen dan Aburizal Bakrie yang cuma 14,1 persen. Sisanya, masih merahasiakan pilihan, belum menentukan pilihan, atau belum menjawab.


Pun demikian dengan di luar Jawa. Tingkat keterpilihan Jokowi mencapai 34,8 persen. Angka ini cukup jauh meninggalkan Prabowo yang harus puas di angka 18,3 persen, dan Aburizal di angka 20 persen. Sisanya, masih merahasiakan pilihan, belum menentukan pilihan, atau belum menjawab.

"Joko Widodo unggul di seluruh kategori, wilayah Jawa dan non-Jawa, serta pulau-pulau besar," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam keterangan kepada redaksi.

Indo Barometer membuat berbagai simulasi. Di antara simulasi itu adalah dengan manawarkan tiga kandidat calon presiden; Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Jokowi. Indo Barometer juga membuat simulasi lain, dengan menawarkan kandidat Megawati, Aburizal Bakrie dan Prabowo.

Simulasi ini berbasis pada survei yang digelar pada tanggal 4-15 Desember di 33 provinsi dengan melibatkan 1.200 responden. Margin of error survei ini sebesar plus minus 3,0 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara itu, responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia; berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya