ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Melalui acara ini, diharapkan bisa mengingatkan masyarakat akan musibah yang merenggut banyak korban jiwa tersebut, sehingga bisa menjadi bahan refleksi," kata Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, M. Badri Ismail, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 24/12).
Dalam acara yang dilaksanakan dari tanggal 20-26 Desember di Mes Aceh, Jalan RP Suroso No. 14 Cikini, Jakarta ini juga digelar pameran lukisan, pembacaan puisi, dan panggung seni poros "Aceh Pesisir, Aceh Pegunungan, dan Aceh Kepulauan. Badri pun mengatakan, ada kearifan lokal berupa puisi Smong (tsunami) di kalangan masyarakat Simeulue. Sehingga meskipun gempa saat itu berpusat di Simeulue, namun korban jiwanya justru paling sedikit dibanding daerah lain yang terkena.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18