Berita

mahfud md/net

Politik

Mahfud MD: Seleksi Kepemimpinan Harus Berasal dari Parpol yang Sehat

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 18:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Persaingan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 kian ketat. Melihat situasi politik tersebut, salah satu tokoh nasional yang menjadi jagoan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mahfud MD, menegaskan bahwa seleksi kepemimpinan yang baik harus berasal dari parpol yang sehat alias sehat.

"Pemilu 2014 diupayakan sebanyak mungkin menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Ini bisa dimulai dari partai politik. Karena, seleksi kepemimpinan yang baik berasal dari parpol sehat," katanya dalam Dialog Umum di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Sumatera Selatan, Senin (23/12).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengungkapkan, kompetisi partai politik pertama di Indonesia diikuti partai-partai yang sehat. Mereka menjadi katalisator yang ampuh untuk mendapatkan pemimpin yang bagus.


Peran mahasiswa di matanya sangat penting guna merevitalisasi pemerintahan. Mahasiswa juga harus mampu mengubah pemerintahan dengan caranya sendiri.

"Penggulingan Presiden Soeharto dilakukan oleh mahasiswa yang kritis, peran mahasiswa dalam pemerintahan itu sangat vital. Namun sekarang saya nilai mahasiswa tidak solid, lebih mengarah ke politik. Seharusnya mereka independen," urainya.

Dilanjutkannya, nilai demokrasi di Indonesia sekarang sudah melenceng dari tujuan aslinya. Bahkan demokrasi menjadi sistem pemerintahan yang jelek, sebab kepentingan negara sekarang hanya diserahkan ke orang awam yang tidak mengerti soal hukum. Akibatnya, demokrasi bisa dijual kepada orang yang mau membelinya.

"Indonesia bukan lagi negara demokrasi, malah sekarang banyak hasil persekongkolan sekaligus saling ancam. Partai saling kunci dan berkolusi depan publik," sesalnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya