Berita

jusuf kalla/net

Politik

JK Ajak Cucu-cucunya Liburan Akhir Tahun di Kampung

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 13:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Musim liburan akhir tahun telah tiba. Sebagian masyarakat pasti sedang menyusun jadwal liburan ke kota-kota besar dan juga luar negeri seperti Singapura, Tokyo atau New York. Tetapi ide liburan ke kota besar dan luar negeri bukan pilihan semua orang, termasuk keluarga Wapres RI periode 2004-2009, Jusuf Kalla.

Pada liburan akhir tahun, JK memutuskan untuk mengajak keluarganya tetap di dalam negeri. Bahkan JK mewajibkan keluarga beserta cucunya berlibur ke kampung-kampung agar mengenal daerah dan tidak melulu liburan ke luar negeri.

Tujuan pertama keluarga Wakil Presiden RI 2004-2009 ini adalah Kota Malino, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Malino punya kesan sendiri bagi JK karena di sana ia pernah memimpin pertemuan perdamaian konflik Poso dan Ambon.


Dalam tur liburan ini, JK bersama 33 orang rombongan keluarganya akan keliling sedikitnya ke 10 kabupaten di Sulsel diantaranya Gowa, Takalar, Jeneponto,Bantaeng, Bulukumba, Bone, Soppeng, Wajo dan Parepare. Menurut JK, seperti yang disampaikan melalui media officer-nya Husain Abdullah, dengan liburan ke kampung maka anak cucu akan mengenal kampung sendiri.

"Jangan mereka lebih mengenal Singapura, London dan Tokyo ketimbang kota kota di Indonesia. Dengan berkunjung ke Malino mereka akan tahu arti daerah terpencil tersebut bahwa di tempat itulah kakeknya dulu memimpin pertemuan untuk penyelesaian konflik bernuansa SARA di Poso dan Ambon," kata JK.

Salah satu dari kota-kota penting yang akan dikunjungi adalah Bone, kota kelahiran JK. Di sana mereka akan bermalam di rumah panggung kediaman mendiang orang tua JK pasangan Haji Kalla dan Hajjah Athirah.

Agar tur kampung lebih berkesan, JK minta para cucunya menuliskan laporan perjalanan dan kelak menceritakan pengalaman tersebut kepada teman temannya, sehingga mereka ikut tertarik dan lebih cinta tanah air. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya