Berita

aburizal bakrie/net

Nasib ARB Tergantung PDI Perjuangan

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 11:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Banyak kalangan percaya, hanya tiga partai yang bisa mengajukan capres dalam Pilpres 2014. Ketiga partai itu adalah PDI Perjuangan, Golkar, dan Demokrat.

Terkait hal ini, Indo Barometer membuat simulasi, dengan mengajukan pertanyaan kepada responden bila capres yang bertarung dalam Pilpres mendatang adalah Megawati, Aburizal dan Dahlan Iskan. Dahlan Iskan adalah peserta Konvensi Demokrat, yang menurut survei Indo Barometer sendiri paling tinggi elektabilitasnya.

Dari simulasi ini diketahui bahwa ternyata yang unggul adalah ARB, begitu Aburizal Bakrie disapa. ARB dipilih oleh 25 persen pemilih. Sementara Megawati dipilih oleh 24,2 persen pemilih, dan Dahlan Iskan hanya dipilih oleh 6 persen.


Dengan pilihan tiga tokoh ini, pemilih yang belum menentukan sikap mencapai 30 persen; yang masih merahasiakan pilihan mencapai 1,6 persen; dan yang tidak menjawab, atau mengatakan tidak tahu mencapai 10,5 persen. Sementara yang tidak akan memilih mencapai 2,8 persen.

"Namun, jika capres PDIP adalah Joko Widodo, maka capres yang paling banyak didukung adalah Joko Widodo (50,2 persen), disusul Aburizal Bakrie (19 persen) dan Dahlan Iskan (2,2 persen)," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam keterangan kepada redaksi, Minggu kemarin (22/12).

Dari survei ini terlihat, nasib ARB sangat tergantung PDI Perjuangan. Dia akan menang bila PDI Perjuangan mengusung Megawati. Namun ARB pasti kalah bila PDI Perjuangan usung Jokowi.

Survei yang digelar pada tanggal 4-15 Desember di 33 provinsi ini, jelas Qodari, melibatkan 1.200 responden. Margin of error survei ini sebesar plus minus 3,0 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara itu, responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia; berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya