Berita

foto:net

Alumni GMNI Minta Film Soekarno Segera Ditarik

MINGGU, 22 DESEMBER 2013 | 18:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Tayang film 'Soekarno' garapan sutradara Hanung Bramantyo mendapat kritikan serius dari aktivis alumni Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) DKI Jakarta.

Sebagaimana dikatakan Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Alumni GMNI Jakarta Timur Hendriyana mengatakan bahwa film yang diproduseri oleh Raam Punjabiitu telah melecehkan Bung Karno sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia.

"Dilecehkan dengan film yang berkedok perjalanannya (Soekarno) dalam menyongsong kemerdekaan Indonesia dengan judul filmnya "Soekarno". Rakyat Indonesia dibodohi dengan penyesatan sejarah cara modern itu," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/12).


Hendri mengkritik salah satu adegan di film itu yang memperlihatkan bahwa rakyat hanya mau bergerak membela Bung Karno setelah Bu Inggit memberikan sejumlah uang kepada rakyat.  

"Masyarakat Indonesia mencintai Bung Karno dengan segenap jiwa raga bukan karena uang. Tetapi karena bung Karno menjadi teladan dalam memberikan pencerahan politik kepada Rakyat Indonesia," ujarnya dengan semangat.

Selain itu Hendri juga mengkritik secara keseluruhan film Soekarno. Menurutnya, film tersebut lebih menampilkan bahwa Bung Karno adalah sosok laki-laki yang lebih tertarik dengan wanita. Bukan gambaran Soekarno sebagai sosok pahlawan yang siap membela tanah air.yang siap membela tanah airnya.

"Di film ini karakter Bung Karno ditampilkan sebagai seseorang yang tidak memiliki ketegasan dalam bersikap dan tidak mau memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," tambahnya.

Lebih lanjut, Hendri menyatakan bahwa GMNI secara tegas meminta agar film yang menampilkan kebohongan sejarah segera ditarik dari bioskop.

"Film ini adalah kebohongan sejarah. Film ini laik ditarik dari bioskop-bioskop Indonesia," tandasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya