Berita

RAUL CASTRO/NET

Dunia

Raul Castro Kuba Ajak Obama Perbaiki Hubungan Kedua Negara

MINGGU, 22 DESEMBER 2013 | 12:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Kuba, Raul Castro menyerukan Amerika Serikat untuk kembali merajut hubungan yang beradab dengan negaranya.

Tidak hanya itu, Raul juga meminta AS untuk menghormati perbedaan, yang mungkin akan meningkatkan hubungan kedua negara.

Raul mengungkapkan, selama ini antara para pejabat Kuba dan Amerika telah bertemu beberapa kali selama setahun terakhir untuk membahas hal-hal seperti imigrasi dan pembentukan kembali layanan pos.


"Itu menunjukkan bahwa hubungan (kedua negara) bisa menjadi beradab kembali," jelas Raul seperti terpantau dari BBC (Minggu, 22/12).

Namun Raul juga tidak ambil pusing jika AS ingin hubungan kedua negara tetap seperti yang terjadi selama puluhan tahun ini.

"Jika kita benar-benar ingin membuat kemajuan dalam hubungan bilateral, kita harus belajar untuk menghargai perbedaan masing-masing dan terbiasa hidup damai dengan mereka (AS). Jika tidak, kami juga siap dengan apa yang terjadi selama 55 tahun seperti yang terakhir," tandas Raul.

Dalam acara peringatan wafatnya mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, sebanyak 90 pemimpin negara hadir di stadion sepak bola First National Bank (FNB) Johannesburg, termasuk Obama dan Raul. Keduanya sempat berjabat tangan sesaat sebelum Obama maju ke podium untuk memberikan pidatonya.

Jabat tangan Raul dan Obama tersebut menarik perhatian, mengingat hubungan Kuba dan AS yang masih berseteru sejak masa Perang Dingin, terutama pasca revolusi Kuba tahun 1959 yang dimotori oleh Fidel Castro.Praktis, jabat tangan antara kedua pemimpin negara yang berlawanan secara ideologis tersebut menjadi sebuah momen langka.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya