Berita

jumhur hidayat/net

Inilah Cara Jumhur Memompa Semangat Pemuda Indonesia

MINGGU, 22 DESEMBER 2013 | 07:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemuda Indonesia harus serius mempersiapkan masa depan. Apalagi tantangan ke depan jelas tak mudah. Selain harus dapat menguasai ilmu pengetahuan dan ketrampilan, kaum muda juga harus punya kepribadian yang kuat dan mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi.

Demikian disampaikan Pembina Forum Pemuda dan Pelajar Indonesia Moh Jumhur Hidayat ketika berdialog dengan puluhan remaja yang datang dari berbagai daerah dalam acara Forum Pelajar Indonesia yang digelar di Plaza Blok M, Jakarta, Sabtu (21/12).

"Ingat, komunitas ASEAN akan segera berlaku pada 2015. Saat itu mungkin sekali lapangan pekerja kita akan diisi tenaga kerja dari negeri tetangga kita. Untuk itu kuasailah ilmu pengetahuan, pertinggi kemampuan diri, dan cintailah budaya negeri sendiri. Remaja hari ini lima belas tahun ke depan andalah pemegang estafet kepemimpinan bangsa ini. Maka mulai hari ini bersiaplah menjadi pemimpin bangsa," ujar Jumhur.


Menurutnya, generasi muda Indonesia harus sadar sepenuhnya bahwa Indonesia adalah sebuah bansga yang besar yang memiliki banyak sekali budaya serta tradisi. Untuk itu segala potensi yang ada harus terus dijaga. "Pelajarilah sejarah bangsa ini. Indonesia itu lebih besar dari pada bangsa-bangsa di Eropa atau Amerika Latin," kata Jumhur.

Seperti dalam keterangannya ke redaksi, ketika ditanya seorang peserta asal Bengkulu mengenai cara agar anak muda Indonesia mampu lebih mencintai budaya negeri sendiri dibandingkan dengan negeri asing, Jumhur mengatakan pihak yang mengemban amanah kekuasaan di negeri ini harus memperhatikan pengembangan budaya bangsa. "Kekuasaan harus memperhatikan pengembangan bangsa. Ini supaya anak-anak muda Indonesia bisa merasa memiliki budayanya sendiri," tegas Jumhur.

Ketika didesak mengenai apa yang telah dilakukannya terkait dengan pengembangan budaya bangsa, Jumhur yang juga menjadi Kepala BNP2TKI mengaku sudah banyak yang dilakukannya. Ini dilakukan dengan menggunakan media pertunjukan seni tradisi untuk mengenalkan perlindungan kelompok masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.

"Berbagai pertunjukan seni tradisi kami gelar di banyak wilayah di Indonesia. Pada acara itu selain kami melakukan sosialisasi mengenai perlindungan TKI, kami juga memberi kesempatan kepada seniman tradisi untuk berpentas. Jadi antara BNP2TKI dan para seniman tradisi sudah kami galang untuk membangun komunikasi," pungkas Jumhur. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya