Berita

obama/net

Dunia

Obama Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Tentara AS

SABTU, 21 DESEMBER 2013 | 14:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan pihak militer Amerika Serikat di 2013 meningkat enam persen dibanding tahun sebelumnya. Sebuah laporan menyebutkan bahwa kasus pelecehan seksual tentara AS tahun ini telah mencapai 3.374 kasus.

Sontak peningkatan kasus seksual itu membuat Presiden Barack Obama geram dan mulai angkat bicara. Pada Jumat (20/12), ia menuntut militer untuk meningkatkan kemajuan perubahan satu tahun ke depan. Kebijakan ini, menurutnya merupakan kewajiban mendesak untuk mendukung korban dan menghukum pelaku pelecehan seksual. Tidak hanya itu, Obama juga meminta para pemimpin militer untuk meninjau upaya mereka mencegah dan menanggapi kejahatan, termasuk meninjau perbaikan sistem peradilan militer.

Presiden kulit hitam pertama AS itu menyebut Menteri Pertahanan Chuck Hagel dan Perwira Tinggi Angkatan Darat Jendral Martin Dempsey untuk melaporkan kembali pencapaiannya pada 1 Desember 2014. Namun jika tidak ada kemajuan berarti, Obama menuntut militer sebuah reformasi yang lebih keras.


"Jika saya tidak melihat jenis kemajuan yang saya harapkan, maka saya akan mempertimbangkan reformasi tambahan yang mungkin diperlukan untuk menghapus kejahatan ini dari jajaran militer," kata Obama, seperti dikutip Associated Press (Sabtu, 21/12).

Pun begitu, Obama tidak menjelaskan secara detail reformasi apa yang akan dipertimbangkannya itu. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya