Berita

IMI Jadi Bidan Revolusi Maritim Indonesia

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 17:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kini sudah ada terobosan revolusioner di dunia maritim Indonesia. Revolusi ini dilakukan atau dibidani Indonesia Maritime Institute (IMI) dengan inovasi flyingboat, atau perahu terbang, GEVER-OS

"Kami berharap riset dan pengembangannya akan berjalan baik, dan akan kami buat prototype yang layak untuk digunakan sebagai sarana transportasi alternatif untuk menghubungkan kepualaun nusantara, ini merupakan kemajuan dunia maritim Indonesia," kata Direktur Eksekutif IMI, Y Paonganan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 20/12).

Diakui oleh Paonganan, dalam uji coba Rabu kemarin (18/12), model scala flyingboat GEVER-OS mengalami sedikit trouble kecil di pengapian engine, sehingga tidak mampu terbang. Hal ini membuat tim riset IMI kembali akan mereview performa engine yang digunakan.


"Secara performa desain body sudah memenuhi standard aircraft dan naval engineering untuk body boatnya. Setelah melalui evaluasi engine, besok sabtu 21 desember kembali akan dilakukan uji terbang flying boat GEVER-OS di Danau Ciburuy Bandung," ungkapnya.

Ongen biasa disapa menambahkan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menjadi wilayah maritim yg luas. Dengan garis pantai 91.000 kilometer memiliki potensi geografis yang sangat besar. Namun demikian, tidak sedikit masalah muncul karena luasnya wilayah maritim Indonesia.

Di antara masalah itu, antar pulau belum dapat terkoneksi secara baik, terutama antar pulau-pulau terluar, banyaknya pencurian ikan, pengamanan perbatasan laut, distribusi guru dan dokter ke pulau-pulau kecil, ambulan dan perpustakaan, dan banyaknya pasen rujukan dari masyarakat pulau terpencil ke rumah sakit rujukan dan lain-lain. Hal tersebut di atas mendorong IMI mengambil peran dalam setiap usaha dan riset utk mengembangkan wahana alat transportasi laut  yakni perahu terbang, atau 'flyingboat'.

Flyingboat atau perahu terbang yg sedang diriset dan dikembangkan IMI dalam setahun terakhir ini, berteknologi "Ground Effect Vehicle Enhance Revolution Ordinary Ship (GEVER-OS)". Sebuah teknologi yg dikembangkan dari konsep memadukan pesawat ringan dan speedboat. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya