Berita

foto: net

Nusantara

Empat Tewas Tertimbun Longsor di Kebumen

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 11:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hujan deras yang terjadi sejak Kamis sore (19/12) hingga Jumat dini hari (20/12) telah menyebabkan longsor di Dukuh Siregol RT 04 RW 02, Desa Kali Gending, Kecamatan Karang Sambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. 

Informasi didapatkan dari Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, sesaat lalu.

Longsor terjadi pada Jumat pukul 05.00 WIB yang menimpa satu rumah yang berisi delapan orang. Empat orang meninggal dunia yaitu Rusmiyati, (50, P), Sofa (5, P), Pamungkas (8 bulan, L), dan Lastri (30, P). Satu orang luka berat yaitu patah tulang dan luka-luka robek di tubuhnya (Pendi, 11, L) dan 3 orang luka ringan.
 

 
BPBD Kebumen bersama TNI, Polri dan relawan sudah di lokasi kejadian melakukan evakuasi. Korban luka dirawat di Puskesmas Karangsambung yang kemudian dirujuk ke rumah sakit. Pemda Jawa Tengah memberikan santuan Rp 4 juta untuk korban meninggal dan Rp 3 juta untuk korban luka berat.
 
Di Desa Kedungwaru, Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen, hujan juga telah menyebabkan  tanggul sungai Gentang jebol sehingga menimbulkan banjir. BPBD Kebumen  telah mengirim 500 karung pasir untuk perbaikan tanggul darurat. Selain itu juga mendistribusikan makanan siap saji.

Masyarakat di daerah rawan longsor diingatkan untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi longsor. Di Jawa Tengah di bagian tengah dan selatan curah hujan pada Januari 2013 diperkirakan akan tinggi hingga sangat tinggi sehingga daerah-daerah yang memiliki topografi perbukitan atau pegunungan rawan tinggi longsor seperti di Cilacap bagian selatan, Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Purworejo, dan Karanganyar. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya