Berita

jokowi-sby/net

Duet Maut Jokowi-SBY Bisa Jadi Pasangan Paling Menggemparkan

KAMIS, 19 DESEMBER 2013 | 14:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, belum ada capres yang benar-benar sudah pasti. Bahkan, nama-nama capres yang sudah beredar pun bisa jadi batal di tengah jalan, baik karena persyaratan yang tidak terpenuhi, karena ada negosiasi yang dinilai lebih realistis, atau karena ada alasan lain yang lebih pragmatis dan taktis.

Dalam konteks ini, cukup relevan bila ada pandangan dari sementara orang untuk menduetkan Jokowi dan SBY; Jokowi sebagai capres, dan SBY sebagai cawapres. Dari sisi Jokowi, hal ini mungkin, lebih-lebih bila akhirnya PDI Perjuangan tidak mengusungnya menjadi capres. Bila pun pada akhirnya Jokowi diusung PDI Perjuangan, maka berkoalisi dengan Demokrat juga bukan sesuatu hal yang mustahil. Apalagi bila rumus matematika politik Indonesia belum berubah dari bingkai kemungkinan.

Dari sisi SBY, hal ini juga sangat mungkin, dan dinilai jauh lebih realistis untuk menyelamatkan Demokrat dibandingkan harus terus menggantungkan nasib pada hasil Konvensi. Faktanya, Konvensi Demokrat tidak sefenomenal yang dibayangkan sebelumnya. Konvensi Demokrat lenyap ditelan oleh isu-isu politik lain yang datang silih berganti.


Bahkan, hingga saat ini, sebagaimana terekam dalam berbagai hasil survei, elektabilitas 11 bakal calon presiden yang diundang atau mendaftar jadi peserta Konvensi masih kalah jauh dibandingkan nama-nama dari partai lain yang dijagokan untuk bertarung dalam pilpres. Elektabilitas para bakal capres itu pun masih di bawah 10 persen, persis sebagaimana elektabilitas Demokrat yang masih tersungkur di papan bawah.

Titik soal tentu saja bukan dari para bakal capres saja. Persoalan juga muncul dari mesin partai. Struktur partai terlihat ogah-ogahan. Bisa dikatakan, mesin partai hampir mogok karena Konvensi berjalan setengah hati. Di titik inilah, bisa dikatakan, Konvensi Demokrat gagal sejak awal. Tujuan utama Konvensi untuk kembali meningkatkan elektabilitas Demokrat yang jatuh terpuruk pasca kasus korupsi beberapa kadernya terungkap ke publik, menuai kegagalan.

Di titik inilah, banyak yang percaya, ada cukup alasan bagi SBY untuk menggagalkan hasil Konvensi. Dan SBY lah satu-satunya matahari di Demokrat. Posisi dan elektabilitas SBY pun masih di atas para bakal capres itu. Bila SBY yang maju langsung sebagai cawapres, karena tidak mungkin lagi menjadi capres, maka struktur partai akan jauh terkonsolidasi dan kader di bawah lebih punya arah yang jelas.

Bagi SBY, pilihan paling aman dibandingkan menjadi cawapres orang lain, adalah menjadi cawapres Jokowi. Elektabilitas Jokowi yang berada di puncak, ditambah dengan sosok SBY yang masih mengakar di Demokrat, bisa jadi menjadi duet maut yang paling menggemparkan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya