Berita

teguh santosa/net

Pihak Hanung Bramantyo dan Ram Punjabi Tak Menghargai Proses Hukum!

RABU, 18 DESEMBER 2013 | 15:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kehadiran kuasa hukum PT Tripar Multivison Plus, Ram Punjabi dan Hanung Bramantyo yang tidak disertai dengan surat kuasa memperlihatkan bahwa pihak Ram dan Hanung memandang remeh persoalan ini.

Demikian disampaikan Jurubicara Rachmawati Soekarnoputri, Teguh Santosa, dalam jumpa pers usai persidangan hak cipta film Soekarno di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta (Rabu, 18/12).

"Ini adalah arogansi dan tindakan yang tidak menghargai proses hukum," tegas Teguh.


Di sisi lain, masih kata Teguh, hal ini konsisten dengan kelakuan Hanung dan Ram Punjabi dalam hal produksi film Soekarno; memanfaatkan dan mengambil ide Rachmawati. Lalu, dengan berani mengangkangi penetapan Pengadilan Niaga yang antara lain meminta Multivision menghentikan penayangan selagi persoalan hak cipta masih dipersoalkan.

Sidang persoalan hak cipta film Soekarno di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, siang ini (Rabu, 18/12), berlangsung singkat. Sidang yang baru dibuka itu langsung ditutup lagi karena kehadiran pengacara dari Hanung Bramantyo kurang lengkap, dan tidak dibekali dengan surat kuasa. Sidang akan dilanjutkan kembali pada 8 Januari 2014. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya