Berita

aboe bakar/net

PKS Sesalkan Anggaran Bantuan Hukum di Kemenkumham Tidak Terserap Baik

RABU, 18 DESEMBER 2013 | 11:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ternyata anggaran bantuan hukum di Kemenkumham tidak terserap dengan baik, sebagaimana telah dilaporkan Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) kepada Presiden. Anggaran sebesar Rp 43 miliar tersebut ternyata belum bisa dioptimalisasikan untuk membantu rakyat miskin yang memiliki persoalan hukum.

Demikian disampaikan anggota Komisi III dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy. Aboe Bakar pun menyayangkan hal ini dan meminta ada evaluasi yang mendasar, kenapa 310 organisasi pemberi bantuan hukum yang tersebar di Indonesia belum dapat menyerap anggaran tersebut.

"Apakah persoalannya belum tuntasnya komunikasi BPHN selaku pelaksana tekhnis dari pemerintah dengan LBH yang ada dilapangan. Ataukan proses administrasinya yang dirasa masih terlalu rumit," kata Aboe Bakar beberapa saat lalu (Rabu, 18/12).


Aboe Bakar pun mengingatkan, perlu ada kajian yang mendalam oleh Kemenkumham atas kendala penyerapan dana tersebut, karena semua pihak ingin anggaran tersebut akan mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu masyarakat miskin yang memiliki masalah hukum. Di saat yang sama, perlu dipertimbangkan juga untuk menambah porsi anggaran untuk penanganan kasusnya.

"Bila tak salah Kemenkumham menganggarkan Rp 5 juta untuk penanganan satu kasus litigasi sampai dengan selesai. Padahal di beberapa daerah ada Pemda yang memberikan bantuan hukum untuk rakyat miskin yang prosinya lebih tinggi," demikian Aboe Bakar. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya