Berita

HELMY FAUZI/NET

Politik

Awas, Front Diplomasi Papua Merdeka Kian Masif

SBY Cari Selamat Sendiri
SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 18:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Indonesia tidak boleh anggap ringan begitu gencarnya diplomasi organisasi Papua merdeka di dunia internasional.

"Awas front diplomasi Papua. Tokoh terkemuka dan parlemen di sejumlah negara bergabung di suatu front Papua Barat," kata anggota Komisi I DPR RI, Helmy Fauzi kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa petang (17/12).

Dia mewanti-wanti, jangan sampai ada kesan pemerintah pusat memperlakukan beda antara Nanggroe Aceh Darussalam dengan Papua, yang sama-sama punya otonomi khusus.


"Misalnya, nanti ada pertanyaan, kenapa Aceh boleh pakai bendera lalu kami (Papua) tidak boleh pakai bendera?" ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Ia mendengar kabar, pada akhir November lalu ada pertemuan dengan Organisasi Papua Merdeka di Port Moresby, Papua Nugini. Manuver-manuver demikian seharusnya langsung disikapi pemerintahan SBY dengan menangkalnya melalui diplomasi.

Menurut dia, yang dilakukan Pemerintahan SBY-Boediono sekarang cenderung meninggalkan persoalan besar mulai dari utang luar negeri yang membengkak, sampai persoalan Aceh dan Papua.

"Sepertinya SBY hanya memikirkan bagaimana dia dan keluarganya aman setelah tidak lagi menjabat, tapi meninggalkan banyak persoalan besar untuk pemerintahan selanjutnya," tandasnya.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya