Berita

Politik

Golkar: Apa Masalahnya Kalau Boediono Datang?

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 16:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Partai Golkar dalam kasus Bank Century sudah jelas dan sama dengan paripurna DPR terakhir. Bahwa, kasus bail out Century diselesaikan di ranah hukum.

"Kemudian teman-teman fraksi lain sepakat dalam pelaksanaannya dibuatlah Tim Pengawas Kasus Bank Century," kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Ade Komarudin, kepada wartawan di gedung Nusantara II , Jakarta, Selasa (17/12).

Sesuai dengan fungsi DPR di bidang legislasi, pengawasan dan budgeting, DPR berhak memanggil para pihak yang tersangkut perkara Bank Century untuk dimintai keterangan.


Karena itu Ade Komarudin menegaskan, panggilan kepada Wapres RI, Boediono, selaku mantan Gubernur Bank Indonesia yang tersangkut kasus Century, sudah sesuai dengan amanat UU.

"Institusi DPR bukan lembaga liar, dan mereka memanggil Boediono itu sesuai fungsi dan UU," terangnya.

"Apa masalahnya kalau dia (Boediono) datang? Karena kita sama-sama jalankan tugas," tegasnya lagi.

Besok, Timwas Kasus Century DPR menjadwalkan wawancara dengan Boediono di DPR, terkait kasus Bank Century.

Namun, beberapa waktu lalu Boediono menyatakan lewat akun twitternya bahwa dia tidak akan penuhi undangan DPR. Boediono menanggap kasusnya sudah ditangani KPK.

"Pokoknya Golkar menganggap Boediono belum menjawab surat panggilan. Jadi belum ada jawaban dari Boediono. Surat harus dibalas surat," tegasnya.[dem]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya