Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Sukur Nababan: PDIP Besar karena Mega, Bukan Orang Lain!

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 15:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan sedang melambung. Sepuluh tahun menjadi oposisi tidak membuat partai ini gembos, malah semakin solid dan baik eletabilitasnya.

"Saat ini survei PDIP sangat bagus dan kalau survei itu jujur, pasti PDIP nomor satu," kata politisi PDIP, Sukur Nababan, kepada Rakyat Merdeka Online, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/12).

Namun dia tegaskan, tidak ada orang lain selain Megawati Soekarnoputri yang membuat PDIP sampai sekarang masih besar dan makin besar.


"Saya percaya dan yakin bahwa survei itu baik dan bagus karena Ibu Mega. Sepuluh tahun oposisi bukan hal mudah. Kalau saja dulu Bu Mega tergoda uang dan jabatan menteri, mungkin semua akan beda," kata Sukur

Semua kinerja Mega sebagai ketua umum, ditegaskannya, membawa PDIP semakin dicintai rakyat. Mega yang selama ini memikirkan matang bagaimana cara memajukan kadernya. Termasuk ketika ia menunjuk Joko Widodo untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta padahal sebelumnya cuma Walikota Solo.

"Insting politik Bu Mega bagus sekali. Siapa sangka Jokowi bisa jadi gubernur Jakarta dan Ganjar Pranowo jadi gubernur Jawa Tengah?" ungkapnya.

Ditegaskannya, naluri dan keputusan politik Mega menjelang Pemilu 2014 akan menjadi patokan PDI Perjuangan dalam menentukan capres dan cawapres.

"Bu Mega selalu berdasar pertimbangan matang dan ideologi. Saya tidak ada motif menjilat bicara ini. Tapi saya tegaskan, PDIP makin besar bukan karena orang lain," terangnya. [rus]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya