Berita

Isu Korupsi Atut Berpengaruh, Golkar Banten Segera Konsolidasi

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 12:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Isu korupsi Gubernur Banten, Ratu Atut, berpengaruh terhadap elektabilitas Partai Golkar. Terkait itu, Golkar akan menggelar konsolidasi dan membuat strategi baru untuk mempertahankan perolehan suara di Pemilu 2014.

"Golkar Banten akan segera adakan Musda (musyawarah daerah), dan itu salah satu konsolidasi kami," kata Ketua DPP Partai Golkar, Ade Komarudin, kepada wartawan di gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12).

Musda itu, klaim dia, tidak juga terkait kasus dugaan korupsi Ratu Atut melainkan lebih membahas penggantian Ketua DPD I Golkar Banten, yang ditinggalkan almarhum suami Atut, Hikmat Tomet.


"Saya atau Golkar tidak pernah anggap jabatan gubernur itu pasti efektif mendulang suara besar untuk Golkar. Bahwa kebesaran Golkar itu tidak harus dalam kekuasaan," katanya.

Namun dia akui, kasus korupsi kader-kader Golkar belakangan ini memang membuat elektabilitas partai menurun. "Kasus-kasus itu pasti ada pengaruhnya ke partai. Kalau bilang tidak ada pengaruhnya, itu bohong," ucapnya. [zul]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya