Berita

RATU ATUT CHOSIYAH/NET

Hukum

Golkar Enggan Sebut Kasus Atut Penuh Keganjilan

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 11:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dari sejak awal reformasi bergulir, Partai Golkar bersikap keras terhadap kasus korupsi.

Golkar berkomitmen untuk tidak mengintervensi perkara dugaan korupsi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami salah satu kekuatan negeri ini yang membidani lahirnya KPK. Soal penegakan hukum, Golkar tak akan melakukan intervensi politik," tegas Ketua DPP Golkar, Ade Komarudin, kepada wartawan di gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12).


Dia tegaskan, Golkar akan tetap menjaga garis pemisah antara hukum dan politik.

Dia juga mengatakan, Golkar tidak mau menyebut penanganan kasus korupsi Gubernur Atut Chosiyah sebagai hal ganjil karena dilakukan dekat dengan momen Pemilu 2014. Golkar enggan mengatakan ada motif politik di balik kasus Atut.

"Pada saat kami katakan ada keganjilan berarti kami intervensi. Hukum ya hukum, bukan bicara suka tidak suka," tegasnya.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya