Berita

GPII Ajak Umat Islam Tidak Rayakan Tahun Baru

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 22:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah maklum, bahwa perayaan tahun baru selalu diadakan meriah dan di luar batas keislaman. Anehnya, banyak umat Islam yang ikut merayakan tahun baru secara berlebihan.

Melihat hal tersebut, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) mengajak kepada umat Islam untuk tidak merayakan tahun baru. Apalagi perayaan tahun baru adalah produk asing, sementara dalam Islam hanya mengenal peryaan Idul Fitri dan Idul Adha.
"Sehingga, tidak sepantasnya umat islam ikut merayakan tahun baru," kata Ketua Umum GPII Karman BM dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 16/12).
 
Perayaan tahun baru, lanjut Karman, selalu diisi dengan nyanyian dan tarian-tarian yang melanggar syariat Allah. Hal tersebut bisa menggiring umat Islam untuk berbuat dosa, apalagi perayaan tahun baru ini selalu diidentikan dengan mabuk-mabukan. Dan perayaan tahun baru ini lebih banyak mudhoratnya daripada manfaatnya.

Perayaan tahun baru, lanjut Karman, selalu diisi dengan nyanyian dan tarian-tarian yang melanggar syariat Allah. Hal tersebut bisa menggiring umat Islam untuk berbuat dosa, apalagi perayaan tahun baru ini selalu diidentikan dengan mabuk-mabukan. Dan perayaan tahun baru ini lebih banyak mudhoratnya daripada manfaatnya.
 
"Kami meminta pemerintah melarang atau membatasi waktu pelaksanaan perayaan tahun baru. Kami juga menghimbau kepada umat Islam untuk tidak merayakan tahun baru, lebih baik diam dirumah dengan berzikir atau melakukan amal saleh lainya," tegas Karman. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya