Berita

presiden sby/net

Jangan Malah SBY yang Teror Rakyatnya Sendiri!

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 12:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Seharusnya Presiden SBY meneduhkan masyarakat, bukan melempar isu yang justru menimbulkan keresahan, khususnya sektor keamanan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Helmy Fauzi, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (16/12).

Helmy mengatakan itu untuk merespons pernyataan Presiden Yudhoyono sebelum bertolak ke Jepang, pekan lalu. SBY kala itu mengatakan ada indikasi gangguan keamanan jelang Pemilu 2014. Laporan itu diterimanya dari Kepala Polri, Jenderal Sutarman.


"Hakikat teror itu adalah membuat masyarakat tak tenang dan tak aman. Jangan bikin masyarkat tidak percaya pemerintah dan negara lakukan pengamanan," jelasnya.

Deteksi dini, lanjutnya, harus dilakukan negara dan aparatnya. Informasi gangguan keamanan itu seharusnya disimpan oleh presiden dan segera lakukan upaya pengamanan.

"Jangan sampai masyarakat terteror presidennya sendiri. Saya pikir suatu upaya harus dilakukan di unsur intelijen, yaitu deteksi dini," tegasnya. [zul]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya