Berita

sby/net

Ada Peluang SBY Gagalkan Hasil Konvensi

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 07:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Konvensi Demokrat ternyata tidak sefenomenal yang dibayangkan sebelumnya. Konvensi Demokrat lenyap ditelan oleh isu-isu politik lain yang datang silih berganti.

Bahkan, hingga saat ini, sebagaimana terekam dalam berbagai hasil survei, elektabilitas 11 bakal calon presiden yang diundang atau mendaftar jadi peserta Konvensi masih kalah jauh dibandingkan nama-nama dari partai lain yang dijagokan untuk bertarung dalam pilpres. Elektabilitas para bakal capres itu pun masih di bawah 10 persen, persis sebagaimana elektabilitas Demokrat yang masih tersungkur di papan bawah.

Titik soal tentu saja bukan dari para bakal capres saja. Persoalan juga muncul dari mesin partai. Struktur partai terlihat ogah-ogahan menjalankan manuver SBY ini. Bisa dikatakan, mesin partai hampir mogok karena Konvensi berjalan setengah hati.


Di tingkat bawah, bahkan ada yang masih belum menangkap pesan sesungguhnya dari manuver SBY ini. Sebagian malah curiga, SBY hanya main-main. Kader di bawah ada yang masih bingung; apakah SBY benar-benar membebaskan arena permainan, atau justru ada kemauan untuk mengusung sosok tertentu saja. Mesin partai seakan tanpa arah yang jelas.

Maka tak heran, secara tidak langsung ada peserta Konvensi yang mengeluh sekaligus mengeluarkan ancaman tidak langsung: Bila struktur partai tidak bergerak dan membiarkan peserta jalan sendiri, maka partai akan rugi sendiri.

Di titik inilah, banyak yang percaya, Konvensi Demokrat sudah gagal sejak awal. Di titik ini pula, diyakini, ada peluang SBY menggagalkan hasil Konvensi karena tujuan utama digelar Konvensi menuai kegagalan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya