Berita

Dunia

Bom Bunuh Diri Lukai Tiga Intelijen

MINGGU, 15 DESEMBER 2013 | 17:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah bom bunuh diri melanda Torkham, perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan, Minggu pagi (15/12). Akibat insiden ini, tiga personel badan intelijen Afghanistan terluka.

"Seorang pembom bunuh diri meledakkan jaket berisi bahan peleda di dekat pintu gerbang di depan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) di Torkham. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 07.15 (waktu setempat) melukai tiga prajurit NDS. Mereka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat," kata Jurubicara pemerintah provinsi Torkham, Ahmad Zia Abdulzai, seperti dikutip Xinhua (Minggu, 15/12).

Abdulzai menambahkan, para korban tidak sampai mengalami luka yang mengancam jiwa, meskipun kuatnya ledakan telah menghancurkan tembok bangunan.


Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun diduga kelompok pemberontak Taliban kemungkinan berada di balik serangan tersebut.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, terus mengobarkan
pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001.

Gerilyawan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan maupun serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya