Berita

nelson mandela/net

Dunia

Pemakaman Madiba Akan Berlangsung Secara Privat

SABTU, 14 DESEMBER 2013 | 13:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sejauh ini, persiapan pemakaman mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang akan berlangsung pada Minggu (15/12) telah berjalan sesuai rencana.

Jurubicara pemerintah Afrika Selatan, Phuma Williams mengatakan bahwa upacara pemakaman kenegaraan ini akan berbeda dari upacara penghormatan lain yang berlangsung di Johannesburg dan Pretoria. Menurutnya, upacara pemakaman ini akan lebih privat karena hanya dikhususkan bagi keluarga, pemimpin senior negara dan para pejabat internasional.

"Tidak hanya dari pihak keluarga dan para pejabat (lokal), kami juga akan menampung sejumlah pejabat internasional di upacara pemakaman hari Minggu," kata Williams, seperti dikutip Xinhua (Sabtu, 14/12).


Hingga kini, jenazah Madiba, yang wafat pada 5 Desember lalu dalam usia 95 tahun, masih dibaringkan di pusat pemerintahan Afrika Selatan di Union Buildings, Pretoria. Ikon anti apartheid itu akan dikebumikan di kota masa kecilnya di Qunu, Eastern Cape.

Pihak keamanan Afrika Selatan telah melakukan sterilisasi wilayah pemakaman, salah satunya melarang kendaraan melintas di area tersebut. Nantinya, tamu undangan yang telah mendapatkan ijin menghadiri pemakaman akan diangkut dari sebuah taman di dekat Walter Sisulu University.

Selain itu, Angkatan Pertahanan Nasional Afrika Selatan (ANC) juga telah disiapkan untuk menjaga keamanan dalam pemakaman presiden kulit hitam pertamanya itu. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya