Berita

ilustrasi/net

PILPRES 2014

Duet Soekarwo-Ahmad Heryawan Mulai Diperhitungkan

SABTU, 14 DESEMBER 2013 | 09:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang Pemilu dan Pilpres 2014 yang kian dekat, kalkulasi politik sepertinya semakin liar dan tak terkendali. Hal ini tentu saja sangat bisa terjadi, sebab selama ini juga politik di Indonesia dipahami sebagai matematika kemungkinan.

Di Partai Golkar misalnya, belakangan muncul nama Syaefullah Yusuf yang bisa dijadikan pendamping Aburizal Bakrie. Adalah Wasekjen Golkar Lalu Mara Satria Wangsa yang mencoba memformulasikan duet Aburizal Bakrie dan Syaefullah Yusuf, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Di PDI Perjuangan, hingga saat ini, bola semakin liar dan tak terkendali di tengah sikap Megawati yang masih belum menentukan putusan. Belakangan ada gerakan senyap dari dalam untuk kembali mengusung Megawati dalam Pilpres mendatang, di tengah kehendak akar rumput PDI Perjuangan yang mau mengusung Jokowi sebagaimana terekam dalam Rakernas awal September lalu di Ancol.


Sementara itu, Konvensi Partai Demokrat belum juga booming. Manuver politik SBY yang tadinya diniatkan untuk mendongkrak popularitas partai berlambang mercy ini yang ambruk, yang kata lembaga survei sebagai dampak dari kasus korupsi, belum membuahkan hasil apa-apa. Bahkan ada sementara peserta Konvensi yang merasa kecewa sebab merasa dibiarkan berjalan sendiri, tanpa mesin partai sama sekali.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini sedang mengggelar Pemilu Raya untuk mengusung Capres. Paling tidak, saat ini, ada tiga nama yang kuat. Yaitu Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, dan Ahmad Heryawan. Di tengah dua tarikan antara Hidayat dan Anis, Ketua DPP PKS Syahfan Badri Smapurno memprediksi bahwa Ahmad Heryawan bisa menjadi kuda hitam yang tiba-tiba muncul sebagai capres alternatif.
 
Sedangkan Gerindra, hingga saat ini masih terus ikut mendukung uji materi persoalan presidential threshold di Mahkamah Konstitusi (MK). Faktanya, tingkat elektabilitas Prabowo yang cukup menjulang tinggi, tidak seiring-sejalan dengan tingkat elektabilitas partai yang masih saja terseok-seok. Bisa jadi Prabowo malah gagal menjadi capres.

Di tengah peta politik yang semakin cair ini, muncul wacana dan suara baru untuk mengusung capres dan cawapres alternatif. Di antara kalkulasi itu, adalah menduetkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Soekarwo, yang merupakan politisi Demokrat, berduet dengan Aher yang merupakan politisi PKS.

Duet ini dinilai cukup realistis. Pakde Karwo memiliki basis massa yang kuat di Jawa Timur, pun demikian dengan Aher yang punya basis massa di Jawa Barat. Jawa Timur dan Jawa Barat merupakan lumbung suara pemilu dan Pilpres. Secara personal, kedua pasangan ini juga bisa menggaet suara di luar Demokrat dan PKS.

Bila ada calon yang bisa mengunci dua kawasan ini, dipastikan akan memenangkan Pilpres 2014. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya