Berita

Kata Setya Novanto, Klaim Nazaruddin Mau Dibunuh untuk Cari Sensasi

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 21:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto membantah dirinya mengancam bos Permai Group yang juga terpidana kasus Suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin.

Setya mengatakan ocehan Nazar bahwa dirinya diancam akan dibunuh karena rajin membongkar kasus korupsi hanyalah alat untuk mencari sensasi.

"Ngawur itu. Dia cari perhatian saja," ujar Setya sambil tertawa usai konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Jumat (13/12).


Namun begitu, Setya yang disebut Nazar terlibat korupsi proyek E KTP tak mau berkomentar lebih banyak soal tuduhan Nazar itu. Ia buru-buru masuk lift karena sudah ditunggu oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie beserta jajaran lain, yang sudah dahulu ada di dalam lift.

Berdasarkan penuturan di KPK, Jumat (6/12), Nazar mengaku hidupnya sedang terancam lantaran kerap menyebut nama Setya sebagai pihak yang terlibat dalam proyek e-KTP. Menurutnya, Setya dan Anas Urbaningrum adalah aktor utama dalam penyelewengan proyek tersebut.

"Novanto itu ancam saudara saya, apa yang diperiksa dia tahu semua. Apa kelakuan saya di Sukamiskin, dia tahu dan kalau saya buka lagi proyek e-KTP, saya mau dibunuh dia," kata Nazar.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya