Berita

wiranto/net

Wiranto: Terlalu Mendewakan Aset, Indonesia Semakin Jauh dari Cita-cita Bangsa

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 17:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semakin hari, Indonesia semakin jauh dari cita-cita bangsa, dan pemerintah tidak lagi bisa melindungi, menyejahterakan, serta mencerdaskan bangsa. Salah satu yang menjadi penyebab hal ini karena masyarakat Indonesia terlalu mendewakan aset negara.

"Manusia kita terlalu mendewakan tangibel asset. Artinya kita diajak untuk mendewakan fisik Indonesia yang kaya raya. Padahal, kenyataannya itu justru menyesatkan," kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, dalam debat capres 2014, di Auditorium  LIPI Jakarta (Jumat, 13/12).

Menurut Wiranto, mindset yang selama ini mengandalkan kekayaan alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia haruslah diubah, menjadi modal insani atau sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dalam era global, merupakan salah satu modal untuk Indonesia mampu kembali berbicara di kancah dunia.


"Indonesia kini semakin jauh dari cita-cita bangsa, they dont know who they are. Indonesia tak tahu siapa dirinya," ujar Wiranto dalam acara debat yang juga menghadirkan Capres dari Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra ini.

Selain itu juga Wiranto memaparkan bahwa kondisi kepemimpinan di Indonesia juga memiliki andil dalam menjauhkan Bangsa Indonesia dari cita-citanya. Hal tersebut dikarenakan putaran kesalahan yang terus dilakukan dalam proses pemilihan pemimpin itu sendiri. Kesalahan itu dimulai darir rekrutment calon pemimpin oleh parpol  tidak proper dan proses seleksi di Pemilu yang tidak baik sehingga menghasilkan pemimpin legislatif dan eksekutif pusat dan daerah tidak kompeten.

"Kondisi ini menyebabkan yang punya kewenangan tidak punya kompetensi dan yang punya kompetensi tidak punya kewenangan," demikian Wiranto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya