Berita

aburizal bakrie/net

Politik

Merasa Sudah Tenar, Ical Tidak Perlu Jokowi

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 16:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beberapa ketua umum dan tokoh yang diisukan menjadi calon presiden (capres) 2014 sudah ramai-ramai memanfaatkan kepopuleran Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dengan cara menggandeng mantan Walikota Surakarta itu ikut dalam beberapa kegiatan.

Namun, calon presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias ARB alias Ical, menegaskan tidak mau melakukannya. Ia mengaku tidak perlu melakukan hal tersebut karena merasa sudah populer.

"Karena saya sudah populer, itu jawaban saya," ujar ARB saat jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (13/12).


Meski demikian, pria yang juga akrab disapa Ical ini tak menyangkal jika sering bertemu dengan Jokowi. Topik perbincangan dalam pertemuan itu juga sebatas kondisi DKI Jakarta.

"Kalau ketemu masak ramai-ramai? Ya berdua aja," terang Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

"Kalau ketemu berbicara tentang Jakarta. Masih banjir nggak Pak (Jokowi) tahun depan?," ucapnya.

Memang Ical belum pernah satu panggung dengan Jokowi. Tapi, pada Maret lalu, wacana duet Aburizal Bakrie dengan Joko Widodo sempat dilambungkan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Menurut LSI, Ical-Jokowi diperkirakan akan menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden terkuat.

Ical-Jokowi mengungguli pasangan Megawati Soekrnoputri-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.  [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya