Berita

rachmawati/net

Puteri Bung Karno: Film Soekarno Menyesatkan!

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 13:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Film Soekarno yang disutradarai Hanung Bramantyo benar-benar menyesatkan. Hampir semua cerita dalam film itu justru memutarbalikkan fakta sejarah.

"Semua cerita diputarbalikkan di skenario film, bukan menceritakan kebesaran Soekarno, tapi ketokohan Syahrir," kata puteri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam keterangannya Kamis malam (12/12).

Di antara cerita itu, misalnya salah satu adegan yang  menggambarkan pada malam 16 Agustus 1945. Di malam itu, naskah proklamasi disusun bersama-sama antara Soekarno dan Hatta. Rachmawati menolak adegan ini.


Rachmawati, yang juga pendiri Yayasan Bung Karno, juga tidak menyetujui adegan saat Soekarno ditempeleng tentara Jepang. Saat ditempeleng tentara Jepang karena menolong warga yang ditembak, Soekarno dibela pimpinan tentara Jepang.

"Banyak informasi dan cerita dalam film Soekarno yang menyesatkan. Saya keberatan," kata Rachmawati, yang sejak awal tak setuju Ario Bayu sebagai Soekarno.

Sejak awal, Rachmawati Soekarnoputri merasa dilangkahi Hanung Bramantyo dan Raam Punjabi yang tidak menepati kerjasama. Sejak awal proses persiapan film pula, Rachmawati menilai film ini telah melecehkan Soekarno. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya