Berita

ilustrasi/net

Festival Keraton Menambah Pengetahuan Masyarakat Tentang Budaya

MINGGU, 08 DESEMBER 2013 | 14:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Festival Agung Keraton Sedunia yang dihelat oleh pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dirasakan masyarakat bisa menambah pengetahuan tentang budaya.

"Ini baru pertama kalinya diadakan, saya rasa bagus karena kita bisa melihat kebudayaan-kebudayaan keraton yang ada di Indonesia maupun negara lain," kata Sahna warga yang berkunjung ke pagelaran tersebut di Jakarta (Minggu, 8/12).

Selain bisa melihat budaya keraton dari seluruh Tanah Air, lanjut Sahna, melalui acara tersebut juga keraton dan kesultanan di Indonesia bisa mengenalkan budaya mereka.


"Generasi muda bisa tahu budaya kita bahwa keraton dan kesultanan masih ada dan budayanya tetap hidup, jangan sampai tergilas budaya lain," tambah dia.

Hal senada juga dikatakan Mimi Sulasmi warga Pademangan yang sengaja datang ke Monas untuk menyaksikan pagelaran keraton tersebut.

"Biasanya hanya melihat di televisi, itu juga pada acara tertentu seperti pernikahan keluarga keraton Yogyakarta," kata Mimi sebagaimana dikutip dari Antara (Minggu, 8/12).

Kirab budaya yang akan berlangsung sore ini pukul 15.00 WIB merupakan puncak Festival Agung Keraton Sedunia yang melibatkan 165 keraton nusantara, 30 kereta kencana dan 10 kerajaan mancanegara, serta dimeriahkan 1.000 atraksi seniman.

Kirab budaya ini memiliki rute berangkat dari Silang Monas Timur Laut menuju Jalan Medan Merdeka Utara kemudian ke Jalan Medan Merdeka Barat dan Medan Merdeka Selatan, serta berakhir di Silang Monas Tenggara. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya