Berita

Inilah Faktor-faktor yang Jadi Persoalan WNI di Arab Saudi

SABTU, 07 DESEMBER 2013 | 10:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada faktor yang menjadi persoalan warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi. Dalam hal tradisi misalnya, adat istiadat dan budaya masyarakat Arab Saudi yang cenderung tertutup sangat menyulitkan untuk proses pendataan WNI  dan mengetahui kondisi WNI secara riil di masyarakat.

Demikian disampaikan Konsul Jenderal RI di Jeddah, Dharmakirty Syeilendra Putra, saat menerima kunjungan Komisi I DPR dalam rangka mengawasi kinerja KBRI dan KJRI dalam menangani dan melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang bermasalah di Saudi Arabia, di dalam komplek KJRI Jeddah, Jumat malam (6/12).

"Persoalan lain, pemahaman dan kesadaran hukum WNI  di Arab Saudi relatif rendah, khususnya terkait dengan  kepemilikan dan arti penting paspor sebagai dokumen keimigrasian utama dan terpenting. Bahkan ada di antara mereka yang membuang paspor," ungkap Dharmakirty Syeilendra Putra


Selain itu, lanjut Dharmarkirty, rendahnya pemahaman WNI terkait ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di  Arab Saudi, sehingga menyebabkan banyaknya kasus-kasus pelanggaran hukum, termasuk kasus asusila. Kemudian ada sistem kafil yang menyebabkan paspor WNI dikuasai oleh majikan dan bukan pemegang paspor.

"Di saat yang sama, sistem penerbitan paspor di KJRI belum online dengan Ditjen Imigrasi Pusat," ungkap Dharmakirty Syeilendra Putra.

Dari Komisi I, hadir dalam kunjungan ini anggota Komisi I dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syaifullah Tamliha, anggota Komisi I dari Fraksi Demokrat Guntur Sasono, dan anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahfan Badri Sampurno. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya