Berita

Dunia

Maroko Akan Kirim Pasukan ke Republik Afrika Tengah

SABTU, 07 DESEMBER 2013 | 10:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kemarin, (Jumat, 6/12), Maroko menyampaikan akan mengirim pasukan ke Republik Afrika Tengah setelah Dewan Keamanan PBB meminta pasukan penjaga perdamaian Afrika menjaga perdamaian di negara yang sedang dilanda kekerasan itu.

Langkah ini juga memungkinkan tentara Perancis turut berpartisipasi.

Seperti dilansir Xinhua (Sabtu, 7/12), Kementerian Luar Negeri Maroko dalam siaran persnya, menyerukan langkah-langkah darurat internasional untuk mencegah situasi keamanan Republik Afrika Tengah dilanda kerusakan lebih lanjut.


Hal ini juga disambut baik oleh persetujuan Dewan Keamanan PBB dalam mandat 12 bulan pasukan internasional di Republik Afrika Tengah sebagai langkah baru untuk membantu negara itu menyelesaikan krisis.

Sehari sebelumnya, (Kamis, 5/12) Dewan Keamanan PBB meminta kekuatan militer Afrika (MISCA) berusaha melindungi warga sipil dan memberikan keamanan di negara yang dilanda kekerasan.

Resolusi PBB ini diadopsi di tengah laporan tentang insiden penembakan di ibukota Republik Afrika Tengah, Bangui, yang telah merenggut setidaknya 100 nyawa. Insiden itu merupakan puncak kerusuhan sektarian antara komunitas Kristen dan Islam sejak gerakan pemberontak Seleka menggulingkan Presiden Francois Bozize pada Maret lalu. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya