Berita

ilustrasi/net

Struktur Kabinet 2014-2019 Versi LAN Dapat Dukungan dari IMI

JUMAT, 06 DESEMBER 2013 | 19:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hasil kajian Lembaga Administrasi Negara (LAN) tentang arsitektur kabinet yang ideal bagi Indonesia, dengan meluncurkan Arsitektur Kabinet 2014-2019 mendapat apresiasi dari Indonesia Maritime Institute (IMI).

Apalagi salah satu kementerian yang relatif baru dalam konsep itu adalah Kementerian Maritim. Hal ini merupakan sebuah terobosan yang fundamental bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas lautnya 2/3 dari total wilayahnya.

"Selain itu posisi geografisnya yang sangat strategis memberikan peluang yang besar bagi Indonesia untuk bermetamorfosis menjadi negara maritim yang besar," kata Direktur Eksekutif IMI, Y Paonganan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 6/12).


Menurut Paonganan, sektor maritim harus menjadi salah satu prioritas negara yang harus dikelola secara baik dan bijak, karena masa depan Indonesia ada di laut. Sementara daratan sudah mulai tergerus karena ekploitasi yang berlebihan.

"Sudah saatnya potensi maritim menjadi andalan pembangunan bangsa, baik itu sosial budaya, ekonomi, politik dan pertahanan," tegasnya.

Bahkan lanjut Peonganan, zaman Orde Lama juga pernah ada Kementerian Maritim. Dan bila ditengok ke sejarah jaman itu, armada niaga dan armada pertahanan laut begitu kuat serta riset-riset kelautan yang cukup baik.

"Namun pada jaman Orde Baru, Kementerian Maritim di hilangkan karena peembangunan difokuskan ke agraris dan industrialisasi," bebernya lagi.

Namun demikian, Paonganan mengingatkan agar konsep Kementerian Maritim jangan hanya mengganti nama Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tugasya sebagian besar mengurusi perikanan yang potensinya hanya sebagian kecil dari potensi maritim sesungguhnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya